Ilustrasi berita: Perencanaan Bangunan Pemerintah Tak Sekadar Konstruksi, DCKTRP Tekankan Efisiensi dan Keberlanjutan
Kamis
08
Oktober 2026
Erba Vidya Cikta · DCKTRP Dorong Bangunan Pemerintah Berkelanjutan

Perencanaan Bangunan Pemerintah Tak Sekadar Konstruksi, DCKTRP Tekankan Efisiensi dan Keberlanjutan

#dcktrpdki dkijakarta

Jakarta – Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) Provinsi DKI Jakarta bersama PT Propan Raya ICC menyelenggarakan Diskusi Tematik “Masa Depan Bangunan Gedung Pemprov. DKI Jakarta: Menyelaraskan Perencanaan Kota, Green Building, dan Smart Building” pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Annex Lantai 2 Gedung Dinas Teknis Jatibaru ini diikuti oleh perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kepala DCKTRP Provinsi DKI Jakarta, Ibu Vera Revina Sari, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan gedung pemerintah tidak hanya diukur dari penyelesaian konstruksi dan penyerapan anggaran, tetapi juga dari manfaat bagi masyarakat, efisiensi pengelolaan aset, dan kemampuan bangunan beradaptasi dengan kebutuhan pengguna.

DCKTRP dorong integrasi tata ruang dan bangunan berkelanjutan melalui Green Building dan Smart Build

“Tujuan kita bukan sekadar membangun gedung yang selesai pekerjaan konstruksinya, tetapi aset publik yang tepat, bermanfaat, efisien, dan relevan bagi masa depan Jakarta,” ujar Ibu Vera.

Plt. Kepala Bidang Gedung Pemerintah Daerah DCKTRP, Ibu Merry Morfosa, juga menjelaskan bahwa bangunan pemerintah perlu menjadi teladan dalam efisiensi energi dan air serta pengelolaan lingkungan. Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan Air pada Bangunan Gedung.

Ia menambahkan, integrasi tata ruang, Green Building, dan Smart Building diperlukan untuk memastikan bangunan sesuai dengan kebutuhan kawasan, efisien dalam penggunaan sumber daya, serta didukung teknologi untuk mengoptimalkan operasional dan pemeliharaan.

Dalam pemaparannya, Bapak Prof. DSc. (h.c.). Ir. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D., IPU, menekankan bahwa pembangunan kota dan bangunan perlu berorientasi pada kualitas hidup manusia sekaligus memperhatikan kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

“Kualitas hidup menjadi objek utama di dalam setiap pembangunan, termasuk bagaimana kita merencanakan kota, bagaimana kita mengatur, mengelola satu kota,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa Smart Building memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan penggunaan bangunan.

Diskusi turut menghadirkan Bapak Adriadi Dimastanto, S.T., M.Ars., mengenai integrasi Urban Planning, ESG, dan Sustainable City; Bapak Ir. Yosef Lim, S.T., GP., mengenai Green Building; serta perwakilan PT Johnson Controls Indonesia yang memaparkan solusi teknologi bangunan hijau dan cerdas.

Melalui kegiatan ini, DCKTRP mendorong penguatan pemahaman ASN agar aspek tata ruang, ESG, Green Building, dan Smart Building dapat dipertimbangkan secara terpadu dalam perencanaan dan pengelolaan bangunan gedung pemerintah di Provinsi DKI Jakarta.

-EVC

Topik article
Bagikan artikel ini
Tautan berhasil disalin!